|
|
|
![]() |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Limboto adalah nama ibu kota Kabupaten Gorontalo di Provinsi Gorontalo. Limboto juga merupakan nama salah kecamatan yang ada di Kabupaten Gorontalo saat ini. Sebelumnya Kecamatan Limboto terdiri atas 20 kelurahan, dengan luas wilayah 253,20 km2, dan jumlah penduduk 53.450 jiwa (tahun 1997), dengan tingkat kepadatan penduduk 211,10 jiwa / km2.Nama ke-20 kelurahan yang ada di Kecamatan Limboto itu adalah (1) Biyonga, (2) Bolihuangga, (3) Bongohulawa, (4) Bulota, (5) Daenaa, (6) Dutulanaa, (7) Hepuhulawa, (8) Huidu, (9) Hunggaluwa, (10) Hutabohu, (11) Hutuo, (12) Kayubulan, (13) Kayumerah, (14) Malahu, (15) Ombulo, (16) Padengo, (17) Pone, (18) Tenilo, (19) Tunggulo, dan
(20) Yosonegoro.Pada tahun 2002 Kecamatan Limboto dimekarkan menjadi dua kecamatan, yaitu Limboto (induk) dan Limboto Barat (mekaran). Ada delapan kelurahan yang masuk menjadi wilayah Kecamatan Limboto Barat, dan statusnya diturunkan menjadi desa. Ke-8 desa dimaksud adalah [1] Daenaa, [2] Huidu, [3] Hutabohu, [4] Ombulo, [5] Padengo, [6] Pone, [7] Tunggulo, dan [8] Yosonegoro.
(Foto: JulianurCom) |
Limboto sebagai ibu kota Kabupaten Gorontalo ditetapkan berdasarkan |
pembangunan di Daerah, maka dianggap perlu untuk memindahkan ibu kota Kabupaten Daerah Tingkat II Gorontalo dari Isimu ke Limboto;PP Nomor 30 Tahun 1979 tersebut memuat empat pasal sebagai berikut.
Pasal 1
(1) Ibu kota Kabupaten Daerah Tingkat II Gorontalo di pindahkan dari Isimu ke Limboto.
(2) Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Gorontalo berkedudukan di Limboto.Pasal 2
Tempat kedudukan Kantor-kantor Wilayah Tingkat Kabupaten Daerah *19494 Tingkat II Gorontalo disesuaikan dengan tempat kedudukan Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Gorontalo sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1.Pasal 3
Segala sesuatu yang berkenaan dengan pelaksanaan Peraturan Pemerintah ini diatur lebih lanjut oleh Menteri Dalam Negeri dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Pasal 4
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.Agar supaya setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 September 1979
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,SOEHARTO
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 28 September 1979
MENTERI/SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA,SUDHARMONO, S.H.
Pada waktu dibentuk pada tahun 1959 berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tantang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi yang telah beberapa kali diubah, ibu kota Kabupaten Gorontalo adalah Isimu, Kecamatan Tibawa sekarang. Kemudian pada tahun 1979 ibu kota Kabupaten Gorontalo dipindahkan dari Isimu, Kecamatan Tibawa ke kota Limboto, Kecamatan Limboto hingga sekarang.
Sebagai ibu kota Kabupaten Gorontalo, Limboto merupakan pusat pemerintahan, perbelanjaan, pendidikan, perbankan, dan layanan publik di Kabupaten Gorontalo. Sebagai pusat pemerintahan, Limboto memiliki banyak gedung dan fasilitas perkantoran, antara lain, Kantor Bupati Gorontalo, Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Kantor Bapppeda Kabupaten Gorontalo, Kantor PDAM, Kantor Departemen Agama, Kantor PT Pos, Kantor PLN, Kantor PT Telkom, Kantor PGRI Cabang Kabupaten Gorontalo, Kantor PMI Cabang Kabupaten Gorontalo, dan Rumah Adat Bandayo Pomboide.
Limboto juga memiliki fasilitas perdagangan, berupa sebuah pusat perbelanjaan atau shopping center (Pasar Sentral Limboto), yang terletak di pusat kota Limboto. Letaknya sangat strategis karena berdekatan dengan Terminal Bus.
Pada tahun 2003 di ibu kota Kabupaten Gorontalo ini dibangun tiga bangunan yang sangat monumental, yakni Menara Keagungan Limboto dan Mal Limboto. Menara Keagungan ini diresmikan oleh Wakil Presiden Hamzah Haz pada 22 September 2003.
Di dekat Menara Keagungan terdapat sebuah masjid agung, yakni Masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Gorontalo, yang cukup megah dengan daya tampung sekitar 3.000 jamaah. Masjid ini memiliki sarana parkir kendaraan yang cukup luas sehingga jamaah tidak sulit memarkir kendaraan di kompleks masjid.
Masjid Agung Baiturrahman Kabupaten Gorontalo (Foto: JulianurCom) |
Limboto juga memiliki sarana perbankan, antara lain, PT Bank BNI 1946 Cabang Limboto, PT Bank BRI Cabang Limboto, PT Bank Sulut Cabang Limboto, PT Bank Danamon Cabang Limboto, Bank Mandiri, dan BRI Unit Limboto. Semua sarana perbankan ini berada di pusat kota dan berdekatan dengan Terminal dan Pasar Sentral Limboto. Pasar ini ramai dikunjungi pada hari Selasa dan Jumat karena banyak pedagang yang ada di wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo datang berjualan di tempat tersebut.Sebagai pusat pendidikan di Kabupaten Gorontalo, Limboto juga memiliki sarana pendidikan mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Sebut saja salah satu TK favorit yang ada di kota ini, misalnya TK Pembina. Untuk tingkat SD, di Kota Limboto terdapat beberapa SD yang cukup ternama, antara lain SDN 1 dan SDN 2 Kayubulan. Untuk tingkat SMP, Limboto memiliki 5 SMP negeri, yakni SMP Negeri 1 Limboto, terletak di Jalan Jenderal Sudirman 12, Limboto; SMP Negeri 2 Limboto, terletak di Jalan Ahmad Yani, Limboto, SMP Negeri 3 Limboto, terletak di Jalan Gunung Boliohuto 232, Hunggaluwa, Limboto 96219; dan SMP Negeri 4 Limboto, terletak di Kelurahan Biyonga, Limboto. Juga terdapat satu sekolah sanawiah negeri (MSN), yakni MSN Model Limboto, yang terletak di Jalan Hasan Bunga, Kayumerah, Limboto.
Untuk tingkat SLTA, Limboto memiliki 2 SMA negeri, 1 SMK negeri, dan 1 madrasah aliah negeri (MAN), yakni: SMA Negeri 1 Limboto, beralamat di Jalan Jenderal Sudirman 13, Kayubulan, Limboto; SMA Negeri 2 Limboto, terletak di Jalan Ahmad Yani, Hunggaluwa, Limboto 96219; SMK Negeri 1 Limboto, beralamat di Jalan Merpati, Dutulanaa, Limboto 96213; dan MA Negeri Limboto, dengan alamat Jalan Hasan Bunga, Kayumerah, Limboto.
Sedangkan untuk perguruan tinggi, Limboto memiliki satu universitas, dengan nama Universitas Gorontalo (UG) yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman 247, Limboto. Selain itu, STAIN Sultan Amai Gorontalo juga membuka cabangnya di Limboto, tepatnya di Desa Pone, Limboto sebagai Kampus II.
Limboto juga memiliki sarana kesehatan, antara lain, Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Mohammad Mansur Dunda, yang terletak di Jalan Ahmad Yani 53, Limboto 96219, telefon (62)-0435-881455. Rumah sakit yang dimiliki Pemda Kabupaten Gorontalo ini memiliki sarana dan fasilitas, antara lain, 56 buah tempat tidur dan memberikan beberapa jenis layanan: rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, kesehatan mata dan gigi, layanan terpadu (imunisasi, KB, gizi, penyuluhan kesehatan masyarakat [PKB], dan kesehatan jiwa), serta layanan penunjang (obat-obatan, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan rontgen, dan pemeriksaan sarana rumah sakit. Direktur RSU M.M. Dunda saat ini adalah dr. Rasmin Yunus (sejak 2005).
Di bidang telekomunikasi dan informasi Limboto memiliki satu kantor PT Telkom yang terletak di belakang SMP Negeri 1 Limboto, serta beberapa wartel dan warnet yang menyediakan berbagai jenis layanan. Bahkan dalam harian Manado Post, edisi Selasa, 2 Juli 2002 disebutkan bahwa:
Telkomsel terus memperluas jaringan pelayanannya. Kali ini, giliran Limboto, ibu kota Kabupaten Gorontalo, yang sudah bisa menikmati layanan perusahaan jasa telefon selular yang memiliki jaringan terluas di Indonesia itu. 'Dengan demikian, sekarang, mulai dari kawasan bandara Djalaluddin, sampai kota Gorontalo sudah terlayani semua,' ujar Manager Grapari Manado, Lukas Pora, kemarin.
Terjangkaunya kawasan Limboto itu terjadi setelah Telkomsel mengoperasikan Base Transceiver Station di Limboto, Sabtu (29/6/2002) lalu. "Kami akan terus meningkatkan pelayanan kami," paparnya.
Sementara itu, selain penambahan area jangkauan itu, Telkomsel juga telah meluncurkan layanan terbarunya, multi party calling. Layanan ini memungkinkan pelanggan Telkomsel untuk berbicara dengan 5 orang sekaligus dalam 1 sambungan telefon. "Bisa bicara sesama kartu Halo, ke Simpati, kartu dari provider lain, mau telefon rumah biasa," jelas pria yang dalam waktu dekat akan memimpin Grapari Pekanbaru, Riau itu.
Layanan ini bisa digunakan bila ponsel yang digunakan pelanggan mempunyai fasilitas conference call atau join call. Misalnya, Nokia seri 6 ke atas, Motorola V Series, Siemens C, M, S 35 dan 45, Sony Ericsson L7089, T68i, Ericsson T 20, 28 dan 29, serta R310, dan Philips Xenium 929. "Cara penggunaan fasilitas multi party calling ini bisa dilihat di manual ponsel masing-masing, atau lihat informasinya di situs Telkomsel," jelasnya.(ddt)